• satudetik.online: cepat dan akurat • ekonomi global melonjak • teknologi baru seagma presence dirilis • timnas menang besar •
Lumajang

Lumajang Tanamkan Karakter Siswa Lewat Program Tartil dan Tahfiz Qur’an

PENULIS: Hariyanto
EDITOR: Teja Ripta
7 jam yang lalu
6 VIEWS
Lumajang Tanamkan Karakter Siswa Lewat Program Tartil dan Tahfiz Qur’an

Lymajang, satudetik.online – Pemerintah Kabupaten Lumajang memperkuat pendidikan karakter di sekolah melalui program Tartil Qur’an dan Tahfizul Qur’an.

Langkah ini bertujuan membentuk siswa yang unggul secara akademik sekaligus berakhlak dan memiliki pegangan hidup yang kuat.

Komitmen itu disampaikan Bupati Lumajang Indah Amperawati usai menghadiri Uji Publik

Tartil Qur’an dan Tahfizul Qur’an Juz 30, 29, 1, dan 15 di Pendopo Arya Wiraraja, Senin (25/5/2026).

Kegiatan digelar Pusat Pengembangan Al-Qur’an Nahdlatul Ulama Kabupaten Lumajang.

Menurut Indah, sekolah tidak hanya bertugas mengasah kecerdasan intelektual, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter dan ketahanan moral sejak dini.

“Anak-anak harus tumbuh cerdas, berakhlak baik, dan punya pegangan hidup yang kuat,” ujarnya.

Pemkab Lumajang menilai pembelajaran Tartil dan Tahfiz Qur’an melatih disiplin, ketenangan, dan nilai moral dalam kehidupan sehari-hari.

Karena itu, sekolah didorong membangun budaya religius melalui pembiasaan membaca Al-Qur’an, doa bersama, dan istighosah.

“Tujuannya bukan hanya hafal Al-Qur’an, tetapi agar siswa tumbuh menjadi pribadi yang baik, disiplin, dan punya arah hidup yang benar,” kata Indah.

Ia meminta SD dan SMP di bawah kewenangan daerah bekerja sama dengan Pusat Pengembangan Al-Qur’an NU untuk menerapkan metode pembelajaran yang efektif dan berkelanjutan.

Kepala SMPN 4 Lumajang, Mamik Setiawati, menyebut budaya religius memberi dampak positif bagi siswa. Sejak program tahfidz diterapkan 2019, jumlah penghafal Al-Qur’an di sekolah itu meningkat menjadi 223 siswa pada 2026.

“Kami berharap anak-anak tidak hanya menghafal, tetapi juga mengamalkan nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Pemkab Lumajang berharap program ini melahirkan generasi muda yang seimbang antara kecerdasan intelektual dan kekuatan karakter. (har)