Manfaat Ngopi: Selain Membuat Melek, Ini Bonusnya
Ilustrasi
Lumajang, satudetik.online - Anda suka ngopi (minum wedang kopi)?, simak manfaat dan waktu yang tepat artikel berikut ini;
1. Membuat otak lebih “nyala”
Kafein menghalangi adenosin, zat yang menimbulkan rasa kantuk.
Hasilnya: konsentrasi meningkat, reaksi lebih cepat. Cocok untuk begadang menyelesaikan pekerjaan atau menemani ronda malam di desa.
2. Peningkat suasana hati secara gratis
Ngopi membuat dopamin sedikit meningkat. Oleh sebab itu, setelah menyeruput kopi tubruk hangat, obrolan di warung kopi Lumajang menjadi lebih hidup. Stres sedikit dapat dibagi bersama teman dan kopi.
3. Sumber antioksidan
Kopi merupakan salah satu sumber antioksidan terbesar dalam pola makan orang Indonesia. Antioksidan membantu melawan radikal bebas. Singkatnya: baik untuk sel tubuh.
4. Pendukung olahraga ringan
Kafein membantu membakar lemak dan mengurangi rasa lelah. Jadi, jika kamu ingin mendaki ke Tumpak Sewu atau berjalan-jalan ke Pantai Watu Pecak, ngopi 30 menit sebelumnya dapat membuat tenaga lebih bertenaga.
5. Alasan untuk berkumpul
Manfaat paling penting: ngopi membuat orang duduk bersama. Mulai dari membahas harga kopi sampai membahas kehidupan, semua obrolan dimulai dari secangkir kopi.
Waktu Ngopi yang Bagus untuk Kesehatan
Agar manfaatnya maksimal dan efek sampingnya minimal, perhatikan jamnya:
1. 09.30 – 11.30
Ini waktu terbaik. Hormon kortisol sudah turun dari puncak setelah bangun tidur. Ngopi pada jam ini membuat kafein bekerja optimal untuk fokus tanpa membuat jantung berdebar.
2. 13.00 – 15.00
Jam mengantuk setelah makan siang. Secangkir kopi dapat menghilangkan rasa kantuk tanpa mengganggu tidur malam, asalkan tidak lewat dari pukul 15.00.
3. 30 menit sebelum berolahraga
Kafein membantu membakar lemak dan mengurangi rasa lelah otot. Cocok sebelum mendaki atau berlari sore.
Jam yang sebaiknya dihindari:
1. Langsung setelah bangun tidur, pukul 06.00 – 09.00
Kortisol sedang tinggi untuk membangunkan tubuh. Ngopi pada jam ini membuat tubuh cepat kebal terhadap kafein dan dapat menimbulkan rasa cemas.
2. Setelah pukul 15.00 – 16.00
Kafein memerlukan 6–8 jam untuk berkurang separuh dalam tubuh. Ngopi pukul 16.00 berarti pukul 24.00 masih ada separuhnya. Akibatnya tidur menjadi tidak nyenyak.
3. Saat perut benar-benar kosong
Kopi bersifat asam. Bagi yang lambungnya sensitif, hal ini dapat menyebabkan mual atau asam lambung naik. Sebaiknya isi perut sedikit terlebih dahulu.
Batas Aman Konsumsi
2–3 cangkir per hari, sekitar 200–300 mg kafein, sudah cukup. Berlebihan dapat menyebabkan jantung berdebar, sulit tidur, dan asam lambung naik. Aturan emasnya: hentikan konsumsi kafein 8 jam sebelum tidur.
Kamu tim kopi hitam pahit untuk konsentrasi, atau tim kopi susu gula aren agar manfaatnya berlipat dengan kebahagiaan? (Binar)
